Loading...

Selasa, 24 Januari 2017

Ngeri...Penjaga Musala Dipenggal Dipicu Perebutan Jabatan Kaum

author photo
Image result for pemenggalan kepala
ilustrasi
PROKAL.CO, KINTAP. Jabatan kaum atau penjaga musala tak bisa dispelekan. Diduga karena berebut untuk menjadi kaum, seorang warga tewas dipenggal di dalam musala. Bahkan kepalanya baru ditemukan 150 meter dari musala tersebut.
Peristiwa mengerikan itu terjadi di Desa Kuca, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, Senin (16/1) kemarin. Korbannya bernama Soetoyo. Pria 40 tahun tersebut, sehari-hari merupakan kaum di Musala Muhajirin, RT 08, Desa Sungai Cuka.
Tubuhnya pertama kali ditemukan tergeletak bersimbah darah di musala, ketika warga hendak mendirikan Salat Ashar sekitar pukul 15.30 Wita. Saat ditemukan, kepala Soetoyo bahkan sudah hilang. 

Kepala Desa Sungai Cuka, Zani yang ditemui di lokasi penemuan jasad itu, menuturkan bahwa pihaknya telah melaporkan kejadian ini ke Polsek Kintap.
Tak beberapa lama, aparat langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Zani membenarkan adanya mayat tanpa kepala di dalam musala yang tewas diduga dibunuh. Tak jauh dari musala, sekitar 150 meter, ditemukan kepala korban. "Kepala sudah ditemukan, tak jauh dari musala," tegas Zani.

Dia mendapatkan informasi bahwa pelaku sudah ditemukan oleh aparat kepolisian. Saat itu juga pelaku dibawa ke Mapolsek Kintap untuk diamankan. "Untuk motif saya tidak mengetahui," ungkap Zani.

Saat dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polres Tanah Laut, AKP Ade Papa Rihi SIK, mengaku belum dapat menjelaskan kronologis kejadian. Pihaknya masih melakukan olah TKP. "Belum dapat gambaran. Karena masih menunggu olah TKP," tuturnya. Informasi yang beredar di media sosial, motif pembunuhan ini diduga dilatarbelakangi perebutan jabatan kaum di musala tersebut. (ard/at/dye/kpnn/nha)
loading...

This post have 0 komentar


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement

Loading...