Loading...

Kamis, 23 Februari 2017

Korban Masih Shock, Pelaku Pemerkosaan Dihajar Massa

author photo
CILINCING – Akibat pelecehan dengan pemerkosaan seksual,  seorang perempuan berinisial CAW,23,masih shock.  Kejadiannya sudah dua pekan lalu Rabu (8/2/2017), kini kasusnya ditangani Polsek Cilincing. Sedangkan pelaku pemerkosaan saat itu babak belur dihajar massa.
Hal itu diungkapkan oleh Kapolsek Cilincing, Kompol M. Supriyanto. Menurut Kapolsek, perkosaan dilakukan seorang pedagang pakaian, Rahmat Hidayat,46. Badannya babak belur dihajar massa, usai kepergok ingin memperkosa seorang karyawati di Komp Dewa Ruci Jalan Angin Tongi, RT 07/11, Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara.
Beruntung nyawa tersangka, Rahmat Hidayat, 46 selamat, setelah petugas Polsek Cilincing tiba dilokasi. Warga Jalan Cikijang V, RT 07/11, Koja, Jakarta Utara ini kemudian digelandang petugas ke Mapolsek Cilincing.
Kapolsek Cilincing, Kompol M. Supriyanto mengatakan akibat pelecehan seksual itu korban, CAW, 23 masih shock dan trauma. “Kami masih memeriksa tersangka. Ia mengaku hilap, tapi kami akan tetap memproses kasus ini sampai tuntas,” kata Supriyanto.
Aksi pelecehan seksual itu, terjadi pada Rabu (8/2/2017). Korban saat itu sedang menunggu temannya, Darmono, 31 di rumahnya Komp Dewa Ruci Jalan Angin Tongi, RT 07/11, Semper Barat, Cilincing.
“Rencananya korban dan saksi akan pergi ke Jakarta Selatan untuk mencari tempat kos karena korban akan bekerja di sana sebagai apoteker. Di rumah itu memang korban lagi sendiri. Orangtuanya sedang keluar rumah,” ujarnya.
Saat korban menunggu tiba-tiba tersangka datang ke rumah korban. Kedatangan tersangka ke rumah tersebut ingin ketemu paman korban. Di rumah tersebut tersangka lalu masuk ke kamar dan membekap korban dari belakang.

Kemudian tersangka, membanting korban sehingga terjatuh di kasur lantai. Tersangka langsung meremas-remas korban. Korban kemudian melakukan perlawanan dengan berusaha melepaskan diri dari tersangka sambil berteriak minta tolong.
Untung saja, saksi tiba di rumah dan mendengar suara teriakan. Ia kemudian menolong korban. Suara teriakan di rumah tersebut ternyata juga didengar warga sekitar. Warga kemudian marah dan sempat memukuli wajah korban hingga lebam.
Tersangka kemudian berusaha dibawa keluar rumah, namun tetap bertahan di dalam lantaran takut digebukin massa yang sudah ramai mengepung rumah tersebut. Petugas yang datang ke lokasi langsung membawa tersangka menggunakan mobil patroli. Warga sekitar sempat menghujat dan mencaci tersangka akibat perbuatannya.

@Tribunkota.com
loading...

This post have 0 komentar


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement

Loading...