Loading...

Minggu, 19 Februari 2017

Menolak Di Sodomi Ririn Tewas Di Bekap Bantal Oleh Kakak Kandungnya Sendiri

author photo

Kediri - Seorang gadis bernama Ririn Berusia 17 tahun di Kota Kediri meninggal setelah menolak di sodomi oleh kakak kandungnya sendiri. Korban meninggal karena memberontak saat hendak disodomi kedua kali.
Peristiwa tragis ini menimpa Ririn, anak pasangan Adi Triwahono dan Ita, warga Kelurahan Burengan, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri. Keduanya tidak menyangka jika anak-anaknya mengalami kekerasan seksual hingga meninggal di tangan saudaranya sendiri. "Saya ingin dia dihukum mati," kata Ayah korban sekaligus Ayah Pelaku Persitiwa ini saat ditemui di rumah duka, , Sabtu 18 Feb 2017.
Pekerja serabutan alias tidak tetap ini mengatakan hubungan antara Kakak Adik tersebut baik-baik saja. Karenanya dia tak pernah curiga saat Peristiwa ini terjadi, yang lebih herannya lagi kelakuan Anak pertamanya ini ternyata bukan hanya sekali, dari pengakuan ia mengatakan sudah dua kali melakukan sodomi kepada adik perempuan nya.

Kamis, 16 Feb 2017, menjadi hari terakhir keluarga ini menyaksikan anaknya dalam kondisi sehat. Saat dijemput dari tempat kerja, Ririn ditemukan dalam kondisi Celana terbuka setengah dan wajah yang di bekap dengan bantal.
Polisi melakukan penyelidikan setelah petugas medis memberikan laporan adanya tindak kekerasan seksual pada anus korban. Sedangkan penyebab kematiannya adalah kekurangan oksigen karena di bekap dengan bantal. Dan dalam waktu cepat polisi menangkap RD kakak kandung yang diketahui bersama korban sebelum meninggal.

Kepala Kepolisian Resor Kota Kediri Ajun Komisaris Besar Wibowo mengatakan pelaku sudah ditangkap dan mengakui perbuatannya. Kepada penyidik, RD mengatakan melakukan sodomi kepada korban pertama kali pada Januari 2017. Karena ketagihan dia kembali mengulangi pada Jumat kemarin tapi dilawan korban. Ririn itu meronta saat hendak disodomi hingga membuat pelaku kesal dan Membekap dengan bantal sebanyak dua kali. "Korban meninggal akibat tidak bisa bernafas," kata Wibowo.
Hingga kini polisi masih mendalami kasus itu sambil mencari kemungkinan korban lain. Polisi menjerat dengan Pasal 80 ayat 23 Undang-Undang Perlindungan Anak dan kekerasan seksual dengan ancaman hukuman maksimal Seunur hidup penjara.

Sumber : http://www.tribunkota.com/2017/02/menolak-di-sodomi-ririn-tewas-di-bekap.html
loading...

This post have 0 komentar


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement

Loading...