Loading...

Jumat, 10 Februari 2017

Yaampun Bayi di Temukan di Tangki Kamar mandi kost

author photo
Jember pojokpitu.com, Seorang mahasiswi di Jember, Rabu sore (30/3) diamankan polisi usai melahirkan bayinya di kamar kostnya. Kondisi bayi sendiri ditemukan telah meninggal dunia dan disimpan di dalam tas di kamar mandi. Kasus ini terungkap usai sang mahasiswi memeriksakan diri ke Puskesmas gara-gara mengalami pendarahan.
Polisi langsung membawa jasad bayi berjenis kelamin pria tersebut ke kamar mayat RSUD Dokter Soebandi, Rabu sore (25/1) untuk diotopsi. Hasil pemeriksaan luar, bayi yang ditemukan di kamar kost Venisa Yunita Utami, mahasiswi Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Jember, meninggal dalam kondisi memprihatinkan. 

Diduga karena proses persalinan yang tidak layak, tali pusar bayi terpotong kasar dan kulit lengan kiri terkelupas dimulai dari siku hingga pergelangan tangan serta kepala penyok. 

Kasus ini sendiri terungkap setelah Venisa memeriksakan diri ke Puskesmas tak jauh dari tempat kostnya, yakni di Kampung Curah Mluwo, Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates, Jember, Rabu siang. Venisa datang ke Puskesmas  dengan diantar sejumlah teman wanitanya, gara-gara mengalami pendarahan hebat usai menjalani persalinan seorang diri. 

Semula venisa mengaku, janin yang baru saja dilahirkannya pada Rabu pagi itu telah dimakamkan di rumah asalnya, yakni di Kecamatan Puger, Jember. Namun petugas Puskesmas dan sejumlah warga yang curiga langsung memeriksa kamar kost Venisa dan menemukan jasad bayi malang tersebut di kamar mandi kost. 

Venisa sendiri langsung diamankan polisi, namun untuk sementara masih menjalani perawatan medis di Puskesmas Mangli, dengan dijaga ketat polisi. Sementara itu, warga yang curiga, Venisa sengaja membunuh bayinya sendiri itu langsung menggerebek rumah kost yang berada di tengah pemukiman padat penduduk tersebut. 

Venisa, menurut penjaga kost, merupakan sosok yang tertutup dan jarang sekali keluar rumah, bahkan kesehariannya tak pernah terlihat dikunjungi laki laki. 

Warga mengaku resah, karena selama ini tempat kost tersebut tidak memiliki ijin dan tidak dijaga oleh induk semangnya, tutur Muhammad Khotip, Ketua RW setempat.(end
loading...

This post have 0 komentar


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement

Loading...