Loading...

Sabtu, 01 April 2017

Berbuat Baik, Nenek-nenek Malah Dituduh Penculik Anak di Simpang Limun…

author photo
(ilustrasi/liputan6)
MEDANSATU.COM, Medan – Kabar hoax soal penculikan anak benar-benar membuat warga paranoid. Seorang nenek yang berbuat baik pun nyaris jadi korban pemukulan gara-gara memberikan uang jajan kepada dua orang bocah.Peristiwa ini terjadi di Jalan Kemiri, Simpang Limun, Medan, Kamis petang (30/3/2017). Untuk menghindari amuk warga, nenek bernama Roslina L Boru Sinambela (56), warga Jalan Pintu Air, Gang Rel, Kelurahan Siderejo I, Kecamayan Medan Kota, itu lansung diamankan ke Mapolsek Medan Kota. 

Kasus ini berawal saat Roslina memberikan uang sebesar Rp 5 ribu di dalam amplop kepada dua bocah, Romantri Boru Sinaga (11) dan Natalia Borus Sinaga (10), anak dari Hotma Boru Hutabarat (38), warga Jalan Seksama, Gang Pardamean I, Medan Amplas.Saat kejadian, kedua bocah itu sedang berjualan kantong plastik di Pajak Simpang Limun. Roslina yang melihat keduanya lalu memberikan uang Rp 5 ribu. Setelah diberi uang, keduanya mendatangi ibunya yang juga ada di pajak itu. 

Seorang penjual rokok yang ada di dekat mereka pun curiga, dan mengatakan kemungkinan nenek itu penculik anak. Terprovokasi ucapan tukang rokok itu, warga pun beramai-ramai mendatangi Roslina yang masih belanja.Oleh warga, Roslina lalu dibawa ke Kantor Lurah Sidorejo I. Pihak kelurahan lalu menelepon petugas Babinkamtibmas Polsek Medan Kota, Bripka Eva. Akhirnya Roslina, kedua bocah itu dan ibunya dibawa ke mapolsek. 

Petugas kemudian memangil suami Roslina Drs Jaherdin Nainggolan (63) dan tetangganya, Kalben Simanjuntak serta kepling setempat, Jusro Hubert Valentino Togatorop.
Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata Roslina hanya memberikan uang kepada kedua bocah itu. Menurut suaminya dan diperkuat oleh keterangan tetangganya, Roslina memang sering bingung dan suka memberi uang kepada anak anak yang dimasukkan ke dalam amplop. (mira)
loading...

This post have 0 komentar


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement

Loading...