Loading...

Rabu, 31 Mei 2017

Alat Kelamin Diremas, Diajak ‘Gituan’, Penjaga CBD Polonia Dibunuh Usai Sholat Subuh…

author photo
AKBP Tatan Dirsan saat memaparkan tersangka dan barang bukti. (medansatu.com/suheri)
MEDANSATU.COM, Medan – Dor!…Dor!…Dedi Umbara alias Oom (45) roboh ditembak petugas Polrestabes Medan.Tersangka pelaku pembunuhan penjaga malam di Komplek CBD Polonia itu terpaksa dipelor petugas karena melawan dan berusaha kabur saat akan ditangkap.Warga Jalan Pipa II, Kelurahan Karang Sari, Kecamatan Medan Polonia, Medan, Sumut, ini ditangkap di Riau, ia kabur setelah melakukan aksinya.“Tersangka terpaksa ditembak petugas gabungan Polrestabes Medan lantaran melawan,” ucap Waka Polrestabes Medan AKBP Tatan Dirsan Atmaja kepada wartawan di Mapolrestabes Medan, Selasa (30/5/2017). 

AKBP Tatan mengatakan, pelaku melakukan pembunuhan itu seorang diri. Saat itu, korban sedang tidur di dalam gudang Komplek CBD Polonia Medan. Dia nekat membunuh karena merasa telah dilecehkan oleh korban, Umar (55), yang merupakan teman dekatnya.“Saya diajak is**ng dan alat kelamin saya dipegangnya. Saya menolak terus dia (korban) marah. Kemudian kami bertengkar dan saya menganiaya korban dengan benda tajam,” ucap Dedi di Mapolrestabes Medan.Kata dia, kenekatan yang dilakukan itu karena spontan dan tidak terima dilecehkan oleh korban selaku penjaga malam di Komplek CBD Polonia Medan. “Saya akui salah karena membunuh korban saat usai sholat subuh,” imbuhnya. 

Dia pun sangat menyesali apa yang telah dilakukannya itu. “Saya hanya membela diri saja,” khilahnya.Sementara itu, Wakasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Ronni Bonnic mengatakan, aksi tersangka dalam menghabisi nyawa korban dilakukan seorang diri.“Pelaku seorang diri melakukan pembunuhan itu kepada korban di dalam gudang tempat korban bekerja sebagai penjaga malam,” paparnya.
Dari pelaku itu, petugas mengamankan barang bukti satu unit kreta Honda Vario 150 CC warna Hitam BK 2605 AFU milik korban, baju, despencer dan 2 unit ponsel. “Pelaku melanggar Pasal 351 Subsider 338 KUHPidana,” paparnya.Saat ini pelaku sudah dijebloskan ke penjara. “Pelaku sudah ditembak kakinya oleh petugas gabungan Polrestabes Medan,” pungkas mantan Kapolsek Medan Baru ini. (suheri)
loading...

This post have 0 komentar


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement

Loading...