Loading...

Rabu, 17 Mei 2017

Cinta Segitiga Berakhir Indah, Ardiansyah Sunting 2 Gadis Sekaligus, di Pelaminan Bersama, Tidur pun Seranjang

author photo
Ardiansyah bersama dua istrinya di pelaminan. (foto: dok.priabadi via sindonews)
MEDANSATU.COM, Sumsel – Pria asal Sumatera Selatan (Sumsel) bisa dibilang orang yang paling beruntung di Indonesia, mungkin juga di dunia.Pasalnya, pria bernama Ardiansyah (25) ini, bisa bersanding di pelaminan dengan dua orang wanita sekaligus. Inilah kisah cinta segitiga yang berakhir manis.Warga Desa Kasmaran, Lawang Wetan, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumsel, ini mempunyai dua gadis pujaan hati sekaligus. Alih-alih pertengkaran, kisah cinta segitiga ini berakhir indah.
Ardiansyah secara bersamaan mempersunting keduanya di satu pelaminan. Ia secara bersamaan menikahi kedua kekasihnya, Pegi Melati Sukma (20), warga Desa Karang Anyar, Kecamatan Lawang Wetan dan Ria (20), warga Desa Karang Ringin, Kecamatan Lawang Wetan.

Pernikahan Ardiansyah dengan dua pujaan hatinya tersebut dilangsungkan pada Minggu lalu (14/5/2017) sekitar pukul 10.00 WIB. Acara resepsi pun dihadiri ratusan tamu undangan yang antusias datang sekaligus menyaksikan mempelai pria didampingi dua mempelai wanita di atas pelaminan.Setelah dipersunting Ardiansyah, kedua wanita tersebut tinggal di rumah Ardiansyah bersama orangtua dan empat saudara sang suami. Meskipun berdesakan tinggal di rumah berukuran 4 x 5 meter persegi semi permanen, kedua wanita tersebut tampak bahagia dipersunting sang pujaan hati.
Ardiansyah mengatakan, dia dan kedua istri menikah tanpa adanya paksaan dari pihak mana pun. Mereka sepakat menikah bersama karena didasari rasa cinta.

“Kami menikah tanpa paksaan siapa pun. Saya berterus terang dan tak ada yang dibohongi. Seluruh keluarga pun mendukung serta merestui,” terangnya Ardiansyah, Selasa (16/5/2017).
Pegi mengaku, bersedia dinikahi oleh Ardiansyah karena menilai sang pujaan hati adalah sosok yang sangat cocok sebagai pendamping hidupnya. “Saya sangat mencintai dia (Ardianyah). Karena beliau laki-laki yang baik dan memiliki wibawa,” kata Pegi.
Pegi menuturkan, awal pertemuannya dengan Ardiansyah pada 2015 di suatu pesta pernikahan. Di sana, Ardiansyah tampil ke atas panggung menyumbangkan satu lagu. Saat menyanyi itulah suara merdu Ardiansyah membuat Pegi klepek-klepek.
Gayung pun bersambut, setelah pertemuan peristiwa itu, Ardiansyah sering mendatangi Pegi di Desa Karang Anyar. Padahal saat itu, Ardiansyah sudah menjalin kasih dengan Ria yang telah terbina selama delapan tahun.

Kendati begitu, tidak menyurutkan perasaan cinta Pegi terhadap Ardiansyah. Seiring perjalanan waktu, Ardiansyah memutuskan menikahi Ria yang masih menempuh pendidikan di perguruan tinggi di Kota Palembang. Disepakati pernikahan keduanya berlangsung pada 14 Mei 2017.
Lantaran tidak ingin Pegi terluka, Ardiansyah pun mendatanginya dan memohon izin untuk menikahi Ria. Namun, Pegi juga meminta dinikahi. Setelah melalui pertimbangan yang matang, Adiansyah yang tidak tamat Sekolah Dasar, mendatangi rumah Pegi dan menikahinya pada 23 April.
Pada pernikahan itu, Ardiansyah memberikan emas setengah seku kepadanya. “Saya tak minta uang atau harta apa pun,” ucap Pegi.

Meskipun Ardianyah telah menikahi Pegi, ternyata tidak mengurungkan Ria untuk bersanding dengan Ardiansyah sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan. “Saya mempersilakan suami saya menikahi Ria,” terang Pegi.
Sesuai dengan kesepakatan keluarga, seharusnya Ardiansyah dan Ria yang naik pelaminan Minggu 14 Mei 2017. Namun karena pertimbangan lain, diputuskan kedua wanita yang dinikahi Ardiansyah untuk naik ke pelaminan bersama. (sumber: sindonews)
loading...

This post have 0 komentar


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement

Loading...