Loading...

Rabu, 03 Mei 2017

Ya Allah! Mahasiswi Cantik Palembang Ini Dibunuh Pacarnya di Depan Ibu…

author photo
Korban dan pelaku. (foto: istimewa)
Sumsel – Lamaran ditolak, pisau bertindak. Cusss!… Seorang mahasiswi cantik tewas dibunuh oleh pacar di depan ibunya.Peristiwa ini terjadi di Jalan Tut Wuri Handayani, RT 62 RW 10, Kelurahan Sukawinatan, Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel).Korban diketahui berinisial SO (19), mahasiswi semester 2 Fakultas Ilmu Komputer Universitas Bina Darma (UBD) Palembang. Ia tewas setelah ditusuk empat kali oleh pacarnya, Syt alias Kempol (25).Diduga, pembunuhan sadis ini dilakukan tersangka karena lamarannya ditolak oleh orangtua korban. 

Kejadian bermula pada Sabtu, 29 April 2017, siang. Sekitar pukul 12.00 WIB, tersangka menjemput korban yang baru pulang kuliah di depan kampusnya.Tersangka membawa korban ke rumahnya di Jalan Tut Wuri Handayani, RT 62 RW 10, Kelurahan Sukawinatan, Palembang.Entah mengapa, tiba-tiba korban langsung menghubungi ibunya, Nuryatmi (43), agar menjemputnya di rumah tersangka. Karena rumah korban dan kekasihnya tak berjauhan, Nuryatmi ditemani saudaranya, Fatimah, langsung tiba di rumah tersangka.Saat Nuryatmi memanggil nama anaknya, Suryanto dan korban langsung keluar. Mereka pun berbincang-bincang dan akhirnya terjadi percekcokan. 

Dari informasi yang diperoleh, tersangka marah karena niatnya untuk melamar korban ditolak ibunya. Nuryatmi menyarankan agar tersangka datang ke rumahnya secara baik-baik jika ingin melamar.
Sakit hati dinasihati, tersangka lalu menarik paksa korban dan masuk ke dalam salah satu kamar di rumahnya. Tak berapa lama, terdengar suara teriakan korban.Karena merasa cemas, Nuryatmi dan Fatimah akhirnya mendobrak pintu kamar tersebut. Betapa kagetnya mereka melihat korban sudah tersungkur bersimbah darah di lantai.Tak lama kemudian, tersangka langsung menjatuhkan pisau di tangannya dan lari dari rumahnya. Nuryatmi dan Fatimah pun berusaha meminta bantuan tetangga untuk menolong korban.
Korban lalu dibawa ke Rumah Sakit Myria Palembang. Sayang, nyawanya tak tertolong karena banyaknya darah yang mengucur dan luka tusukan yang cukup dalam.

Menurut penuturan Fatimah, sebelum SO berteriak kesakitan, mereka mendengar ada suara ribut seperti cekcok mulut antara tersangka dan korban.“Kami melihat tersangka menendang tubuh SO yang sudah berlumuran darah. Dia masih berdiri di samping SO sambil pegang pisau, lalu langsung lari keluar kamar,” ucap Fatimah seperti dilansir dari Liputan6.com.Keluarga korban akhirnya melaporkan kejadian ini ke Polsek Sukarame, Palembang. Tak berselang lama, tersangka sudah bisa ditangkap petugas kepolisian.
Ternyata tersangka pernah berbuat nekat sebelum melakukan pembunuhan sadis ini. Tersangka pernah menemui ibu korban sambil membawa senjata tajam.

Diduga, perselisihan antara ibu korban dan tersangka sudah terjadi sejak lama karena terkendala restu.
Dari hasil visum di RS Bhayangkara Palembang, di tubuh korban terdapat tiga luka tusukan di bagian perutdan satu tusukan di bagian dada. Bahkan, luka tusukan di dada sedalam 10 centimeter lebih.“Korban diduga meninggal karena luka tusukan di bagian dada. Di lengan kiri korban juga terdapat luka robek yang cukup besar,” ujar dr Indra, tim medis visum RS Bhayangkara Palembang.Sebelum kejadian, korban sempat mengikuti jadwal perkuliahan Analisa Proses Bisnis pada pukul 08.00 WIB hingga 10.00 WIB. Setelah itu, tidak ada lagi jadwal perkuliahan korban di kampusnya.Di kampus sendiri, korban dikenal sebagai mahasiswi yang bertingkah baik dan tidak pernah ada permasalahan di kampus.
“Kami menyampaikan turut berduka cita atas meninggalnya salah satu mahasiswi kami,” ujar Muhammad Izman Herdiansyah, Dekan Fakultas Ilmu Komputer UBD Palembang. (sumber: liputan6)
loading...

This post have 0 komentar


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement

Loading...