Loading...

Selasa, 07 November 2017

Dokter Ini Pilih Operasi Pasien Lain Padahal Ayahnya Sekarat, 2 Jam Selanjutnya Bikin Nangis

author photo
Dokter Ini Pilih Operasi Pasien Lain Padahal Ayahnya Sekarat, 2 Jam Selanjutnya Bikin Nangis

BANGKAPOS.COM - Dokter adalah satu profesi paling mulia di dunia.Mereka bekerja untuk menyelamatkan nyawa seseorang.Bahkan, mereka sering mengorbankan dirinya sendiri demi sang pasien.Hal tersebut sama persis dengan yang dilakukan dokter asal Tiongkok ini.Dokter bernama Zhang Xinzhi ini belakangan jadi sorotan media.Zhang adalah seorang dokter yang sudah mengabdi selama lebih dari 33 tahun, melansir Oriental Daily.Kejadian ini berawal saat Zhang dihadapkan satu kondisi sulit dalam hidupnya.Ayah dari pria berusia 55 tahun ini ternyata sedang dalam kondisi kritis.
Sebagai seorang anak, Zhang tentu ingin berada di sisi sang ayah.Tapi, pada hari itu, Zhang juga harus melakukan operasi untuk menyelamatkan nyawa seorang pasien.

Berada dalam posisi sulit, Zhang dipaksa memilih sang ayah yang kritis atau pasien yang segera dioperasi.Hal ini tentu bukan perkara yang mudah diputuskan.Akhirnya, dokter asal Ahui, Tiongkok ini pun mengunjungi sang ayah.Ia mengatakan pada sang ayah bahwa ia harus segera menuju ruang operasi.Sang ayah pun paham akan kondisi Zhang.Ia mengangguk paham dan tersenyum sebelum Zhang pergi.Namun, hal yang terjadi selanjutnya sungguh menyakitkan.

Saat Zhang baru mempersiapkan operasinya, ia mendapat kabar buruk.Ternyata, ayahnya baru saja meninggal.Zhang berusaha sekuat tenaga untuk tetap kuat dan menahan air matanya.Sang dokter pilih menyelesaikan operasi terlebih dulu.Ia sadar betul bahwa menyelamatkan pasien sudah menjadi tanggungjawabnya.Selama melakukan operasi, Zhang menerima beberapa panggilan di ponselnya.
Tapi, pria tersebut sengaja mengacuhkannya.Ia memilih fokus menangani pasiennya.2 Jam kemudian, operasi yang ia lakukan pun selesai dan berhasil.Saat keluar dari ruang operasi, Zhang tak bisa lagi menahan dukanya.

Ia berjalan keluar dan langsung menangis.Hal ini membuat para rekan kerjanya kaget.
Ternyata, mereka juga tak tahu bahwa ayah Zhang telah meninggal saat itu.
"Pada hari itu, aku sangat berduka dan sedih karena tak bisa ada di sisi ayahku.
Aku merasa sangat bersalah karena tak bisa melihatnya terakhir kalinya.
Tapi, aku seorang dokter dan menyelamatkan nyawa pasien juga penting," ungkapnya.
Kisah ini jadi viral dan menarik perhatian banyak netizen.
Mereka memuji dedikasi Zhang atas pekerjaannya.
Meskipun begitu, Zhang dengan rendah hati mengatakan bahwa semua dokter akan melakukan hal yang sama.
"Meski aku menyesal tak melihatnya terakhir kali, aku tahu dia akan paham dan mendukung kepetusanku.
Sebab, dia tahu aku bukan hanya anaknya, tapi aku juga punya tanggung jawab besar sebagai dokter juga," tambahnya.
Sungguh menyedihkan kejadian yang dialami Zhang ini.
Salut untuk kebesaran hati, dedikasi dan perjuangannya sebagai seorang dokter.
Ia bahkan rela untuk meninggalkan orang terkasih demi menyelamatkan pasiennya.
Semoga aksi Zhang ini bisa menginspirasi kita semua, ya.

(TribunStyle.com, Anggraini Wulan Prasasti)
loading...

This post have 0 komentar


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement

Loading...