Loading...

Rabu, 22 November 2017

Makam Wanita Hamil dan Gadis Perawan Dijaga Selama 7 Malam, Kisah Para Pemuda Ini Bikin Merinding

author photo
Makam Wanita Hamil dan Gadis Perawan Dijaga Selama 7 Malam, Kisah Para Pemuda Ini Bikin Merinding

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pada 2005 lalu, warga di Desa Nibung, Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah geger.Saat itu, hari Sabtu, warga menemukan sebuah makam dalam kondisi terbongkar.Makam itu tempat seorang gadis dikuburkan akibat kecelakaan lalu lintas, pada hari Jumat sehari sebelumnya.Pelaku mengambil sesuatu dari jenazah yang sudah dibalut rapi dengan kain kafan itu.Desas-desus pun bermunculan seiring penemuan makam di bongkar tersebut.Ada yang mengait-ngaitkan pelakunya mempraktekkan ilmu hitam.Memang, peristiwa mengerikan tersebut sangat jarang terjadi di Bangka Belitung.
Dalam sejarah di Babel pun, nyaris tidak pernah terdengar ada kejadian seperti itu.

Tidak ingin ada kejadian serupa, Ikatan Remaja Kubur (Irkur) Desa Air Mesu Timur, Bangka Tengah melakukan cara yang cukup unik.Mereka kompak menjaga makam warga yang baru dikuburkan hingga pada malam ketujuh.Pemakaman Umum Desa Air Mesu Timur, Bangka Tengah menjadi lokasi mereka berkumpul.Tentunya, para pemuda ini menyiapkan bekal dan keperluan saat tidur di dekat makam tersebut.
Alas tidur, lampu penerangan dan makanan tidak lupa dibawa untuk keperluan sampai matahari terbit.
Mereka akan datang lagi setelah Maghrib. "Kegiatan ini secara suka rela kami lakukan. Masyarakat sangat terbantu dan keluarga pun mendukung penuh. Biasanya mereka memberikan bekal selama di sana (pemakaman, red)," kata Ketua Ikrur Desa Air Mesu, Angga Wijaya.

Aksi sosial para pemuda ini diposting oleh akun Facebook Arew Rifa pada 21 Agustus lalu.
Tampak potongan video dan foto para pemuda di lokasi perkuburan tersebut.

Tampak sebuah makam yang masih baru.
Ini beberapa komentar netizen melihat unggahan tersebut:
Kartar Air Mesu TImur Semangt
Rekan2 karang taruna Karang Taruna AirMesu Karang Taruna Kartar AirMesu TImur juga ikut menjaga..
Tri Glutera Babel Sape pulik yg meninggal Arew Rifa
Arew Rifa ade orang pindahan ibu di gang koro rmh e..ningal krn kcelakaan anak usia 7 thun cwek
Kenzie Kazeo ngape hrs dijage kubur e

Arew Rifa kita antisipasi aja...takut ada trjadi yg tidak kita senangi 
Reli Ahmad bangga dengan para pemuda air mesu. mereka bersatu untuk kemajuan bersama. smngat.
Prans Jangan2 pak dukun ini mau mengamal kan ilmu hitam itu sirik pak dukun dosa di larang agam .

Angga menceritakan, tidak semua makam baru mereka jaga.
Para remaja Irkur hanya menjaga makam anak-anak, ibu hamil dan perempuan yang meninggal masih perawan.
Tujuannya untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Misalnya, ada orang yang ingin berbuat tidak baik terhadap jenazah yang baru saja dimakamkan.
"Dulu pernah terjadi di Bateng ini ada salah satu kuburan perempuan perawan yang baru meninggal digali. Menurut cerita orang-orang, tujuannya untuk mengamalkan ilmu. Jadi, setiap ada warga kami yang meninggal baik anak-anak, ibu hamil dan perempuan perawan, kami selalu menjaga makamnya untuk mengantisipasi hal itu," jelas Angga.
Angga menyebutkan, tidak ada kegiatan khusus selama mereka menjaga kuburan.
Biasanya mereka mengisi waktu satu malam suntuk dengan membaca Alquran dan berbincang-bincang.
Tidak jarang menurut Angga, selama menjaga kuburan pihknya menemukan hal-hal diluar dugaan.
Seperti bunyi orang menangis hingga didatangi roh orang yang mereka tunggu melalui mimpi.
"Empat tahun lebih kegiatan ini sudah kami lakukan, banyak sekali kejadian gaib yang kadang menurut kami kurang masuk akal. Saya sendiri sering didatangi lewat mimpi oleh arwah yang meninggal, kadang-kadang teman ada yang pulang mendadak karena takut," ujarnya.


Untuk diketahui, Irkur Desa Air Mesu Timur Bangka Tengah ini telah dibentuk sejak empat tahun lebih.
Mereka merupakan bagian dari Irmas dan karang taruna desa setempat.
Salah satu kegiatannya adalah menjaga kuburan secara sukarela, membersihkannya dan mengadakan pengajian.
Keberadaan mereka telah diakui oleh bupati setempat dan didukung kepala desa serta warga.
loading...

This post have 0 komentar


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement

Loading...