Loading...

Minggu, 03 Desember 2017

Dulu Mahasiswa Ini Suka Banget "Bercinta Tanpa Kondom", Tapi Kisah Pilunya Ini Benar- benar Akan Membuka Matamu!!

author photo
Memang banyak hal didunia ini yang harus dilihat lebih jauh…jangan sampai akibatnya merugikan dirimu!
Gak demen pake kondom udah jadi hal yang paling bodoh deh!

Masa- masa kuliah bisa dibilang merupakan masa- masa paling indah dan berwarna dalam kehidupan, tapi kalau pada masa- masa seperti itu malah punya anak, apa kamu akan tanggung jawab? Cerpen yakin kamu pasti bakal berat banget untuk mengambil keputusan dalam masalah ini.
Seorang mahasiswa dari universitas di Taiwan belum lama ini membagikan kisahnya disuatu forum, ia berharap kisahnya ini dapat 'menyadarkan' para pria yang tidak suka memakai kondom dan membuat kamu berpikir kembali tentang tujuan hidupmu.

Mahasiswa ini punya pacar dan hubungan mereka sudah dijalani cukup lama. Namun suatu hari, sang pacar tersadar bahwa tamu bulanannya 'telat datang' 3 bulan, setelah diperiksa ternyata ia positif hamil. Saat itu, sang pria pun menghadapi pergumulan yang sangat berat. Disatu sisi, ia ingin bertanggung jawab, tapi disisi lain, ia sadar bahwa dirinya saat itu benar- benar tidak punya apa- apa dan belum mampu menghidupi sebuah keluarga.
 
Untungnya, ia dan pacarnya membicarakan masalah ini baik- baik, dan akhirnya mereka pun memutuskan untuk melahirkan sang bayi. Mereka juga bertekad untuk berjuang bersama dalam menafkahi keluarga. Beberapa hari kemudian, mereka pun melangsungkan upacara pernikahan yang indah dan romantis, si pria berharap istrinya dapat mempunyai kenangan pernikahan yang menyenangkan. Diceritakan juga, sang istri akhirnya memeluk sang suami dan mengatakan ia sangat beruntung dapat menemukan pria sejati seperti suaminya.
Waktu pun berlalu, anak mereka pun lahir. Setelah punya anak, kehidupan pasutri muda ini pun langsung berubah. Karena harus mengurus anak, sang istri pun berhenti kuliah, sedangkan si ayah disibukkan dengan jadwal yang sangat padat. Ia harus bekerja pada siang hari lalu melanjutkan kuliahnya pada malam hari, usai kuliah ia juga harus membantu istri untuk menjaga anak ketika sampai dirumah. Kehidupan seperti ini  lama- kelamaan membuat si ayah mulai merasa lelah..
 
Sampai suatu hari, ketika si anak sudah mulai bisa memanggil "Papa", hati si ayah pun tergerak untuk ngobrol dengan istrinya. Ia bertanya, "Apa kamu pernah menyesal karena secepat ini sudah harus jadi seorang ibu?", "Apa kamu masih ingat mimpi kita berdua dulu?", "Masih ingat tidak dulu kita ingin berbisnis?", "Masih ingat tidak dulu kita ingin keliling dunia?".

Menjadi seorang ayah telah membuat mahasiswa ini bertumbuh banyak, ia menulis "Punya Anak Artinya Punya Tanggung Jawab". Kini, ia sudah tidak bisa bebas seperti dulu lagi. Dulu saat bosnya galak padanya, mungkin ia bisa saja langsung mengundurkan diri, tapi saat ini, sekalipun bosnya memaki dirinya "sampah", ia pun hanya bisa menundukkan kepala sambil berkata, "Saya akan berusaha untuk jadi lebih baik."

Semua perubahan ini bisa terjadi karena dibelakang pundak mahasiswa tersebut sudah ada beban keluarga yang harus ditanggungnya. "Istri dan anak bergantung padamu untuk menghidupi keluarga".

Mahasiswa ini mengunggah kisahnya bukan untuk mengeluh, namun untuk membuat pria lain membuka matanya, "Banyak hal di dunia ini yang harus dilihat lebih jauh, bukan hanya soal punya anak. Tolong, jangan hanya karena keinginan dan nafsu sesaat, kamu melakukan perbuatan yang tidak seharusnya."

Dengan tegas,  mahasiswa ini menekankan "cinta tidak bisa membasmi kelaparan". Jadi, ia sangat berharap semua orang baik pria maupun wanita, harus berpikir matang dulu sebelum melakukan suatu hal. Mungkin saja ada orang yang menganggap mahasiwa ini sangat bodoh karena memilih untuk membiarkan anaknya lahir, dan mungkin ada juga yang menganggap bahwa aborsi jauh lebih kejam, tapi bagi mahasiswa ini, "Gak suka pake kondom itu idiot!".

Kisah ayah muda ini telah membangkitkan berbagai reaksi dari Netizen, namun sebagian besar Netizen menganggap, ayah muda ini adalah seseorang yang pemberani dan bertanggung jawab, mereka merasa kisah ini patut dibagikan. Nah, kalau kamu sendiri, bagaimana menanggapi hal ini? 

@Cerpen.co.id
loading...

This post have 0 komentar


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement

Loading...